Permodalan Usaha

Permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri
Kecil Menengah (IKM), seringkali menjadi permasalahan untuk
keberlangsungan dan pengembangan usaha. Namun dengan
perencanaan bisnis yang matang, permodalan dapat diperoleh dari
berbagai sumber seperti koperasi, dinas terkait, perbankan dan
lembaga keuangan non perbankan lainnya.

Untuk memperoleh modal baik sebagai Modal Investasi dan Modal Kerja
dapat dilakukan dengan cara :
  1. Membuat BUSINESS PLAN (Perencanaan Bisnis) berdasar
    Neraca Laba-Rugi bulanan atau tahunan
  2. Merencanakan INVESTASI untuk pembelian peralatan yang
    sesuai dan sangat menunjang produksi atau jasa, pembuatan
    bangunan dan pembelian tanah untuk bangunan tersebut
  3. Bila ingin mendapatkan pinjaman dari perbankan, maka perlu
    mendapatkan informsi mengenai : suku bunga pinjaman (bunga
    tetap, atau bunga menurun), apakah bunga berubah mengikuti
    bunga bank tiap tahun, lama pinjaman yang diberikan oleh bank,
    provisi bank, asuransi pinjaman, agunan (collateral) yang
    diperlukan oleh bank, dan apakah bila dilunasi lebih awal
    terkena denda penalti atau tidak.
  4. Lengkapi surat-surat yang diperlukan untuk mendapatkan
    pinjaman, pada umumnya meliputi :
- Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP)
- Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
- Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan/atau HO
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
- KTP Pemohon dan Istri/Suami
- Agunan (Collateral)
- Perencanaan Usaha dan Investasi
- Neraca Laba - Rugi
- Kelengkapan berkas lainnya tergantung dari pihak perbankan.

Selamat mendapatkan modal usaha, dan sukses
Perbankan bagi UKM - IKM
About Us
Vibet